Jembatan Kayu Gayam Jadi Lokasi Syuting Film Nasional!
Jembatan kayu sederhana di Desa Gayam awalnya hanya dibangun untuk menghubungkan dua dusun yang terpisah sungai. Tapi siapa sangka, jembatan ini kini jadi lokasi syuting film dokumenter nasional berjudul “Desa di Lereng Ijen” yang diproduksi oleh rumah produksi ternama di Jakarta.
Keindahan jembatan gantung ini terletak pada keasliannya terbuat dari kayu ulin lokal dan tali tambang, menggantung di atas aliran sungai jernih dengan latar belakang Gunung Ijen. Sutradara mengaku terpesona oleh kesederhanaan yang penuh makna.
Proses syuting berlangsung selama seminggu. Warga Gayam terlibat sebagai figurasi, kru lokal, bahkan konsultan budaya. Mereka menjelaskan filosofi gotong royong dalam pembangunan jembatan bukan hasil kontraktor, tapi karya bersama.
Setelah film tayang di stasiun TV nasional, jumlah pengunjung ke Gayam meningkat 300%. Banyak yang datang hanya untuk berfoto di jembatan, tapi akhirnya jatuh cinta pada keramahan warga dan kopi Gayam.
Pemerintah desa pun membangun area parkir dan toilet umum tapi tetap menjaga keaslian jembatan. “Kami tidak ingin jadi taman hiburan. Kami ingin jadi jembatan antara desa dan dunia luar,” kata Kepala Desa.
Kini, jembatan kayu itu bukan cuma penghubung fisik tapi juga simbol bagaimana kearifan lokal bisa menyentuh hati jutaan orang.
Komentar
Posting Komentar